Selasa, 15 Februari 2011

cara RASULALLAH berdiet...(khas buat mereka2 yg tembam macam aku..hehehe)




Rupa2nya tanpa kita sedo, dalam makanan yg kita makan sehari2, kita tak
boleh main balun aje? sebab itulah terjadinya penyakit kencing manis,
lumpuh, sakit jantung, keracunan makanan dan lain2 penyakit apabila kita
telah tua nanti. Apabila kawan2 telah mengetahui ilmu ini, tolonglah
ajarkan kepada yg lain2nya.

Ini pun adalah diet Rasullulah SAW kita juga. Ustaz Abdullah Mahmood kata,
Rasullulah tak pernah sakit perut sepanjang hayatnya kerana pandai jaga
pemakanannya sehari2. apa kata kita ikut diet ini kawan2. tak payahlah
susah2 makan pil untuk kurus? Insyaallah kalau kawan2 ikut diet Rasullullah
ini?. Garenti? kawan2 takkan sakit perut ataupun keracunan makanan.


Jangan makan SUSU + DAGING

Jangan makan DAGING + IKAN

Jangan makan IKAN + SUSU

Jangan makan AYAM + SUSU

Jangan makan IKAN + TELUR

Jangan makan IKAN + DAUN SALAD

Jangan makan SUSU + CUKA

Jangan makan BUAH + SUSU CTH :- KOKTEL

# JANGAN MAKAN BUAH SELEPAS MAKAN NASI , SEBALIKNYA MAKAN BUAH TERLEBIH
DAHULU, BARU MAKAN NASI.

# TIDUR 1 JAM SELEPAS MAKAN TENGAHARI.

# JANGAN SESEKALI TINGGAL MAKAN MALAM . SESIAPA YG TINGGAL MAKAN MALAM DIA
AKAN DIMAKAN USIA DAN KOLESTEROL DALAM BADAN AKAN BERGANDA.


Nampak memanglah pelik.. tapi, kalau tak percaya... kawan2 cubalaa.....
.......... ......... ......... .
Ianya takdelah dalam jangka masa terdekat nie.... Ianya berkesan bila kita
sudah tua nanti.

Dalam kitab juga ada melarang kita makan makanan darat bercampur dengan
makanan laut.
Nabi pernah menegah kita makan ikan bersama susu. di kuatiri akan cepat
mendapat penyakit.
Ini terbukti oleh saintis yang menjumpai dimana dalam badan ayam
mengandungi ion+ manakala dalam ikan mengandungi ion-, jika dalam suapan
ayam bercampur dengan ikan maka terjadi tidakkan balas biokimia yang
terhasil yang boleh merosakkan usus kita.

p/s : Sampaikan walau sepatah...


Al-Quran Juga ada mengajar kita menjaga kesihatan spt membuat
amalan spt:-

Mandi Pagi sebelum subuh @ sekurang kurangnya sejam sebelum matahari naik.
Air sejuk
yang meresap kedalam badan boleh mengurangkan lemak mengumpul. Kita boleh
saksikan orang mengamal mandi pagi kebanyakan badan tak gemuk.

Rasulullah mengamalkan minum segelas air sejuk (bukan air ais) setiap pagi.
Mujarabnya Insayallah jauh dari penyakit (susah nak kena sakit).

Waktu sembahyang subuh disunatkan kita bertafakur (iaitu sujud sekurang
kurangnya seminit selepas membaca doa). Ia boleh mengelak dari sakit pening
atau migrin.. Ini terbukti oleh para saintis yang membuat kajian kenapa
dalam sehari perlu kita sujud. Ahli-ahli sains telah menemui beberapa
milimeter ruang udara dalam saluran
darah di kepala yg tidak dipenuhi darah. Dengan bersujud maka darah akan
mengalir keruang berkenaan.

Nabi juga mengajar kita makan dengan tangan dan bila habis hendaklah
menjilat jari. Begitu juga ahli saintis telah menjumpa bahawa enzyme banyak
terkandung di celah jari jari, iaitu 10 kali ganda terdapat dalam air liur.
(enzyme sejenis alat percerna makanan, tanpanya makanan tidak hadam)
Wassalam...

Sama2lah kita mengamalkannya. ......

WallahuA'lam

Sabda nabi Ilmu itu milik tuhan, barang siapa menyebarkan ilmu demi
kebaikan insyaallah Allah akan menggandakan 10 kali kepadanya.

Selasa, 8 Februari 2011

Pandai Memaafkan..

Sahabat tercinta….
Tak hendak memperdebatkan kebenaran kisah yang melatarbelakangi lagu “Tie a Yellow Ribbon Around the Old Oak Tree" . Lagunya memang benar ada dan silakan kalau sahabat hendak mencoba dengarkan. Pada kesempatan ini kita hanya hendak mengambil hikmah dari  kisah (yang konon  menjadi latar belakang) lagu ini, sebagai ilustrasi yang memudahkan kita belajar untuk memiliki pribadi yang agung. Salah satu cirinya adalah pribadi yang pandai memaafkan….

Berikut kisah yang sudah sangat populer beredar di internet …..

Pada tahun 1971 surat kabar New York Post menulis kisah nyata tentang seorang pria yang hidup di sebuah kota kecil di White Oak, Georgia, Amerika. Pria ini menikahi seorang wanita yang cantik dan baik, sayangnya dia tidak pernah menghargai istrinya. Dia tidak menjadi seorang suami dan ayah yang baik. Dia sering pulang malam-malam dalam keadaan mabuk, lalu memukuli anak dan isterinya.

Satu malam dia memutuskan untuk mengadu nasib ke kota besar, New York. Dia mencuri uang tabungan isterinya, lalu dia naik bis menuju ke utara, ke kota besar, ke kehidupan yang baru. Bersama-sama beberapa temannya dia memulai bisnis baru. Untuk beberapa saat dia menikmati hidupnya. Seks, judi, mabuk-mabukan, dia menikmati semuanya.

Bulan berlalu. Tahun berlalu. Bisnisnya gagal, dan ia mulai kekurangan uang. Lalu dia mulai terlibat dalam perbuatan kriminal. Ia menulis cek palsu dan menggunakannya untuk menipu uang orang. Akhirnya pada suatu saat naas, dia tertangkap. Polisi menjebloskannya ke dalam penjara, dan pengadilan menghukum dia tiga tahun penjara.

Menjelang akhir masa penjaranya, dia mulai merindukan rumahnya. Dia merindukan istrinya. Dia rindu keluarganya. Akhirnya dia memutuskan untuk menulis surat kepada istrinya, untuk menceritakan betapa menyesalnya dia. Bahwa dia masih mencintai isteri dan anak-anaknya.

Dia berharap dia masih boleh kembali. Namun dia juga mengerti bahwa mungkin sekarang sudah terlambat, oleh karena itu ia mengakhiri suratnya dengan menulis,

"Sayang, engkau tidak perlu menunggu aku, namun jika engkau masih ada perasaan padaku, maukah kau nyatakan?”

“Jika kau masih mau aku kembali padamu, ikatkanlah sehelai pita kuning bagiku, pada satu-satunya pohon beringin yang berada di pusat kota. Apabila aku lewat dan tidak menemukan sehelai pita kuning, tidak apa-apa. Aku akan tahu dan mengerti. Aku tidak akan turun dari bis, dan akan terus menuju Miami. Dan aku berjanji aku tidak akan pernah lagi menganggu engkau dan anak-anak seumur hidupku."

Akhirnya hari pelepasannya tiba. Dia sangat gelisah. Dia tidak menerima surat balasan dari isterinya. Dia tidak tahu apakah isterinya menerima suratnya atau jika istrinya membaca suratnya, apakah dia mau mengampuninya?

Dia naik bis menuju Miami, Florida, yang melewati kampung halamannya, White Oak. Dia sangat sangat gugup. Dia meminta kepada sopir bus itu, "Tolong, kalau lewat White Oak, jalannya pelan-pelan saja......"
Hatinya berdebar-debar saat bis mendekati pusat kota White Oak. Dia tidak berani mengangkat kepalanya. Keringat dingin mengucur deras.

Akhirnya dia melihat pohon itu. Air mata menetas di matanya......
Dia tidak melihat sehelai pita kuning...
Tidak ada sehelai pita kuning....
Tiada  sehelai......
Melainkan ada seratus  (100) helai pita-pita kuning....
bergantungan di pohon beringin itu...
Ooh...pohon itu seakan dipenuhi pita kuning...!!!!!!!!!!!!

Sang sopir langsung menelpon surat kabar dan menceritakan kisah ini. Kemudian lahir lagu "Tie a Yellow Ribbon Around the Old Oak Tree". Lagu ini  ditulis oleh Irwin Levine dan L. Russell Brown. Mencapai nomor satu di Amerika Serikat dan lagu Inggris selama empat minggu pada bulan April 1973 dan nomor satu di tangga lagu Australia selama tujuh minggu dari Mei-Juli 1973.

I'm coming home I've done my time
And I have to know what is or isn't mine
If you received my letter Telling you I'd soon be free
Then you'd know just what to do If you still want me , If you still want me
Oh tie a yellow ribbon 'Round the old oak tree
It's been three long years Do you still want me
If I don't see a yellow ribbon 'Round the old oak tree
I'll stay on the bus, forget about us Put the blame on me
If I don't see a yellow ribbon 'Round the old oak tree
Bus driver please look for me 'Cause I couldn't bare to see what I might see
I'm really still in prison And my love she holds the key A simple yellow ribbon's
all I need to set me free I wrote and told her please Oh
tie a yellow ribbon 'Round the old oak tree It's been three long years Do you still want me
If I don't see a yellow ribbon 'Round the old oak tree I'll stay on the bus,
forget about us Put the blame on me If I don't see a yellow ribbon 'Round the old oak tree
Now the whole damn bus is cheering And I can't believe I see
A hundred yellow ribbons 'Round the old, the old oak tree
Tie a ribbon 'round the old oak tree Tie a ribbon 'round the old oak

Sahabat terkasih……
Alangkah indahnya jiwa sang istri….
sulit kita melukiskan keagungan hati wanita di balik kisah di atas.
Tidak hanya sekedar memaafkan…
namun dia memberikan lebih dari sekedar permaafan.
Dia memberikannya dengan segenap jiwa dan kasih sayang yang mengharukan hati.
Wanita tersebut adalah seorang yang sangat pandai dalam memaafkan.

Menjadi pribadi yang pemaaf adalah baik,
menjadi pribadi yang pandai memaafkan tentu akan lebih baik.
Pandai memaafkan, berarti  mudah dan cepat
dalam  hal sesuatu yang memang harus segera dimaafkan.  
Tidak akan menyimpan rasa marah apalagi dendam dalam hati.
Pandai memaafkan , tentu saja tidak akan menyimpan “penyakit” dalam hati dan pikiran kita.

Seorang ahli hikmah mengatakan, lupakanlah dua hal.
"Lupakanlah kebaikanmu kepada orang lain
dan lupakanlah kesalahan orang lain kepadamu."

Insan yang pandai memaafkan bahkan membalas orang yang menyakitinya dengan kebaikan yang mengesankan.

Dari Uqbah bin Amir, dia berkata: "Rasulullah SAW bersabda, "wahai Uqbah, bagaimana jika kuberitahukan kepadamu tentang akhlak penghuni dunia dan akhirat yang paling utama? Hendaklah engkau menyambung hubungan persaudaraan dengan orang yang memutuskan hubungan denganmu, hendaklah engkau memberi orang yang tidak mau memberimu dan maafkanlah orang yang telah menzalimimu." (HR.Ahmad, Al-Hakim dan Al-Baghawy).

Sahabatku tercinta……
Jadilah  orang yang pandai memaafkan,
berikanlah maaf pada sesama dan semua…..
Memaafkan dengan segera, santun, tulus ,
dengan segenap kemampuan sering menyisakan jejak...
Jejak keagungan, jejak yang bisa dibaca dan menjadi pelajaran bagi sesama..

Mungkin ada di antara kita,
memilih menumpahkan kemarahan ketika harga diri dijatuhkan.
Mendahulukan emosi ketika orang menyakiti
dengan kalimat-kalimat sindiran yang disengaja.
Orang yang pandai memaafkan memilih untuk berterima kasih
dan meyakini adanya transfer pahala ketika mampu memaafkan.
Dan memilih tidak lagi harus khawatir,
karena harga diri manusia hanyalah akan jatuh di mata-Nya,
ketika dia menggadaikan diri pada perbuatan dosa dan maksiat….

Pandailah dalam memaafkan, sahabat…
Termasuk pandailah memaafkan diri kita sendiri…
Agar kita bisa menikmati kilaunya pagi…
bisa meresapi indahnya jingga senja hari…….

"...dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada.
Apakah kamu tidak suka bahwa Allah mengampunimu?
Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang." (QS. An Nuur :22)


Arkan
Terima kasih khusus buat sahabatku, Pak Willy, pertama kali saya dengar kisah ini dari Bapak …smoga sukses selalu sahabat…

Silahkan berkunjung di blog:

8 Perkara Yang Mematikan Hati


Sahabat Hikmah...
Hati-hatilah dengan HATI kita...
Biarkan HATI kita HIDUP dan berCAHAYA...
Jangan sekali-kali memBUNUH hati kita secara perlahan...!

Bagaimana kita memBUNUH HATI kita secara perlahan ?
Menurut Ibrahim bin Adham, Kita akan  meMATIkan HATI kita dengan hal-hal berikut :

1 . Mengetahui HAK Allah sebagai TUHAN, tetapi tidak meNEGAKkan hak itu.(untuk diSEMBAH...diCINTAi...diTAATi...diHARAP...dan diTAKUTi)


2. Mengakui Al-Quran sebagai WAHYU Allah, tetapi tidak meLAKSANAkan apa yang diperintahkan.

3. MenCINTAi Nabi tetapi mengABAIkan SUNNAHnya.

4. Takut MATI, tetapi tidak memperSIAPkan diri.

5. Mengetahui SYAITHAN adalah MUSUH tetapi semangat mengIKUTi kehendaknya

6. Takut NERAKA tetapi senang melakukan MAKSIAT.

7. Menginginkan SYURGA, tetapi malas berAMAL shaleh

8. KeKURANGan diri sendiri diLUPAkan, tetapi keKURANGan orang lain diINGAT-INGAT dan dibesar-besarkan.


Semoga kita bisa lebih BIJAKSANA...

Ketika Allah Memilihmu Untukku..

      



Ketika Allah Memilihmu Untukku..



Padamu yang Allah pilihkan dalam hidupku..
Ingin ku beri tahu padamu..
Aku hidup dan besar dari keluarga bahagia..
Orang tua yg begitu sempurna..
Dengan cinta yg begitu membuncah..
Aku dibesarkan dgn limpahan kasih yang tak terhingga..
Maka, padamu ku katakan..
Saat Allah memilihmu dalam hidupku,
Maka saat itu Dia berharap, kau pun sanggup melimpahkan cinta padaku..
Memperlakukanku dgn sayang yang begitu indah..


Padamu yang Allah pilihkan untukku..
Ketahuilah, aku hanya wanita biasa dengan begitu banyak kekurangan dalam diriku,
Aku bukanlah wanita sempurna, seperti yang mungkin kau harapkan..
Maka, ketika Dia memilihmu untukku,
Maka saat itu, Dia ingin menyempurnakan kekuranganku dgn keberadaanmu.
Dan aku tahu, Kaupun bukanlah laki-laki yang sempurna..
Dan ku berharap ketidaksempurnaanku mampu menyempurnakan dirimu..
Karena kelak kita akan satu..
Aibmu adalah aibku, dan indahmu adalah indahku,
Kau dan aku akan menjadi 'kita'..


Padamu yg Allah pilihkan untukku..
Ketahuilah, sejak kecil Allah telah menempa diriku dgn ilmu dan tarbiyah,
Membentukku menjadi wanita yg mencintai Rabbnya..
Maka ketika Dia memilihmu untukku,
Maka saat itu, Allah mengetahui bahwa kaupun telah menempa dirimu dgn ilmuNya.. Maka gandeng tanganku dalam mengibarkan panji-panji dakwah dalam hidup kita..
Itulah visi pernikahan kita..
Ibadah pada-Nya ta'ala..


Padamu yg Allah tetapkan sebagai nahkodaku..
Ingatlah.. Aku adalah mahlukNya dari tulang rusuk yang paling bengkok..
Ada kalanya aku akan begitu membuatmu marah..
Maka, ketahuilah.. Saat itu Dia menghendaki kau menasihatiku dengan hikmah,
Sungguh hatiku tetaplah wanita yg lemah pada kelembutan..
Namun jangan kau coba meluruskanku, karena aku akan patah..
Tapi jangan pula membiarkanku begitu saja, karena akan selamanya aku salah..
Namun tatap mataku, tersenyumlah..
Tenangkan aku dgn genggaman tanganmu..
Dan nasihati aku dgn bijak dan hikmah..
Niscaya, kau akan menemukanku tersungkur menangis di pangkuanmu..
Maka ketika itu, kau kembali memiliki hatiku..


Padamu yang Allah tetapkan sebagai atap hunianku..
Ketahuilah, ketika ijab atas namaku telah kau lontarkan..
Maka dimataku kau adalah yang terindah,
Kata2mu adalah titah untukku,
Selama tak bermaksiat pada Allah, akan ku penuhi semua perintahmu..
Maka kalau kau berkenan ku meminta..
Jadilah hunian yg indah, yang kokoh…
Yang mampu membuatku dan anak-anak kita nyaman dan aman di dalamnya..


Padamu yang Allah pilih menjadi penopang hidupku…
Dalam istana kecil kita akan hadir buah hati-buah hati kita..
Maka didiklah mereka menjadi generasi yg dirindukan syurga..
Yang di pundaknya akan diisi dgn amanah-amanah dakwah,
Yang ruh dan jiwanya selalu merindukan jihad..
Yang darahnya mengalir darah syuhada..
Dan ku yakin dari tanganmu yg penuh berkah, kau mampu membentuk mereka..
Dengan hatimu yg penuh cinta, kau mampu merengkuh hati mereka..
Dan aku akan selalu jatuh cinta padamu..


Padamu yang Allah pilih sebagai imamku…
Ku memohon padamu.. Ridholah padaku,
Sungguh Ridhomu adalah Ridho Ilahi Rabbi..
Mudahkanlah jalanku ke Surga-Nya..
Karena bagiku kau adalah kunci Surgaku..



-----@***@-----




( Oleh Aztriana 180610/ 01'50 Makassar.. ^_^v )




Dari Ummu Salamah, ia berkata, "Rasulullah S.A.W bersabda :"Seorang perempuan jika meninggal dan suaminya meridhoinya, maka ia akan masuk surga." (HR. Ahmad dan Thabrani)